Welcome to Angklung Web Institute (AWI)! This website is a medium of information exchange about angklung knowledge and competence, especially diatonic angklung in orchestral composition. The Father of Angklung Daeng Sutigna first created the diatonic angklung in 1938. Until now, angklung still has to face many challenges of identity to be acknowledged as one of world’s standard music instruments. One major problem is that there is no firm standard yet in constructing, tuning, forming, playing, and compositing angklung. Another problem is that until today, an angklung music community as a media of education and industrialization of the angklung music hasn’t been founded yet. Through this website we would like to ask you who have a great concern to the development of angklung to pass this piece of information to the world in order to support this developing music instrument. Through this website we would like to convey an angklung-ical activity to an angklung team or community and hopefully someday the industrialization of angklung can be realized. Last, it is our duty to raise our angklung to be appreciated just like the other world’s standard music instruments. Thank you

AWI HARMONIA CONCERT - Revitalized Angklung’s value for harmonizing community

Angklung Web Institute (AWI) presents:

AWI HARMONIA CONCERT Revitalized Angklung’s value forharmonizing community 

Image

   featuring:

   Insperto 40 Arumba Orchestra
   AWI Club Chorister  
   Temen AWI Angklung Fun
   Temen AWI Angklung Chamber
   Temen AWI Angklung Orchestra HARMONIA

 

 

Guest Star:

Corps Angklung V SMAN 5 Bandung
SMPN 40 Bandung Arumba Orchestra

Saturday, 2nd February 2013
7.00 pm - 09.30 pm
IFI - Institut Francais Indonesia (CCF) Bandung
Jalan Purnawarman no.32, Bandung

Invitation: IDR 50K, 30K, 15K

Reservation:
AWI Secretariate
Braga City Walk Jl Braga 99 Floor F-II-07K Bandung
(front of Braga 21 Cinema)
Phone 022 8446 0062, 022 9275 8500
SMS 022 9275 8500
Novia 0852 2281 8108, 0812 2330 9931

Facebook Page: AWI HARMONIA CONCERT - Revitalized Angklung’s value for harmonizing community

Read More . . .

SEKOLAH DI SINGAPURA PELAJARI ANGKLUNG DAN GAMELAN (Kompas, 13 Juni 2009)

ImageJAKARTA, KOMPAS.com--Ratusan sekolah dasar di Singapura dan Malaysia memiliki dan mempelajari alat musik tradisional asal Indonesia yakni, angklung dan gamelan.

Read More . . .

MUSIC ANGKLUNG PLAYED BY SD PASKALIS STUDENT (Jakarta Centre, April, 10 2009)

ImageSD Paskalis Jakarta Pusat play the tradional music Indonesia call Angklung, SD Paskalis try to resisted Indonesian tradional music, was claimed by other country.

Read More . . .

FESTIVAL ANGKLUNG BIANGLALA 2009 (Pikiran Rakyat, 9 April 2009)

ImageYayasan Bianglala akan menggelar "Festival Angklung Bianglala Ke-4" antarsiswa SD dan SMP se-Jawa Barat, 4 Juni 2009. Festival bertempat di Teater Tertutup Taman Budaya Jabar (Dago Tea House) Kota Bandung. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi telf. 022-2002031/2 (Eva/Heni).***

Read More . . .

ANGKLUNG DALAM KEINDONESIAAN KITA (iwan.pirous.com, 10 April 2009)

Oleh : Iwan Pirous

Sentimen kebangsaan selalu membutuhkan serentetan ikon budaya kongkret. Banyak orang Indonesia yang khawatir bahkan bersikap reaktif terhadap tangkasnya negara tetangga kita Malaysia yang mengakui angklung, batik, reog sebagai kesenian nasional mereka. Kekhawatiran ini mengarah pada harapan bImageahwa negara harus kongkret melindungi kesenian khas bangsa Indonesia untuk kepentingan identitas nasional. Intinya, jika ingin mengangkat properti budaya yang khas menjadi identitas yang representatif bagi bangsa, maka syarat utamanya adalah properti tersebut harus terlibat dalam kesejarahan bangsa untuk memenuhi visi otoritas ke masa lalu, sekaligus juga populer dalam imajinasi kolektif pada waktu sekarang untuk visi masa depan. Bangsa-bangsa modern yang tangguh setia mempertahankan prinsip ini untuk lestari. Angklung adalah elemen budaya yang terlibat dalam dua gaya tarik tradisional-modern sehingga menarik diisyukan sebagai ikon bangsa yang potensial dan kongkret.

Read More . . .