Welcome to Angklung Web Institute (AWI)! This website is a medium of information exchange about angklung knowledge and competence, especially diatonic angklung in orchestral composition. The Father of Angklung Daeng Sutigna first created the diatonic angklung in 1938. Until now, angklung still has to face many challenges of identity to be acknowledged as one of world’s standard music instruments. One major problem is that there is no firm standard yet in constructing, tuning, forming, playing, and compositing angklung. Another problem is that until today, an angklung music community as a media of education and industrialization of the angklung music hasn’t been founded yet. Through this website we would like to ask you who have a great concern to the development of angklung to pass this piece of information to the world in order to support this developing music instrument. Through this website we would like to convey an angklung-ical activity to an angklung team or community and hopefully someday the industrialization of angklung can be realized. Last, it is our duty to raise our angklung to be appreciated just like the other world’s standard music instruments. Thank you

KEMASAN ORKESTRASI PADUAN ANGKLUNG SMAN 3 BANDUNG (Pikiran Rakyat, 18 agustus 2013)

KELOMPOK musik angklung Keluarga Paduang Angklung SMA Negeri 3 Bandung yang menggelar konser Orkestrasi Angklung XI bertajuk “Negeriku Indonesia Permata Khatulistiwa”, Sabtu (17/8/2013) malam di Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House). RETNO HY/PRLM

BANDUNG, (PRLM).- Menandai eksistensi sebagai kelompok musik angklung Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung kembali menggelar konser musik angklung dalam kemasan orkestrasi. Konser Orkestrasi Angklung XI bertajuk “Negeriku Indonesia Permata Khatulistiwa”, Sabtu (17/8/2013) malam bertempat di Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House) terbagi dalam dua sesi pertunjukan.

Di hadapan ratusan penonton yang memenuhi tempat duduk, pertunjukan sesi pertama “Nusantara Concerto” membawakan sejumlah repertoar lagu nusantara untuk mengiringi tarian. Dibuka repertoar medley “Swarnadipa”, disambung “Serenade Nusantara”, “Parade dan Selebrasi” dan ditutup “Medley Indonesia Pusaka”.

Pada sesi kedua pertunjukan, konser dibuka repertoar dari lagu-lagu soundtrack film Laskar Pelangi, disambung “Yogyakarta” (KLA Project), “Bis Sekolah” (Koes Plus), “Andai Aku Besar Nanti” (Sherina), “Sahabat Sejati” (Sheila on 7) dan dipungkas repertoar medley karya Guruh Soekarno Putra.

“Konser ini merupakan hasil dari komitmen yang luar biasa dari siswa siswi kami untuk menampilkan bakat, kemampuan, minat mereka dengan dukungan penuh kami selaku pembimbing di sekolah,” ujar Drs. Encang Iskandar M.Pd., Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Bandung dalam sambutannya terhadap Konser Orkestrasi Angklung XI bertajuk “Negeriku Indonesia Permata Khatulistiwa" berdurasi 2 jam. (A-87/A_88)*

http://www.pikiran-rakyat.com/seni-budaya/2013/08/18/246992/kemasan-orkestrasi-paduan-angklung-sman-3-bandung