Welcome to Angklung Web Institute (AWI)! This website is a medium of information exchange about angklung knowledge and competence, especially diatonic angklung in orchestral composition. The Father of Angklung Daeng Sutigna first created the diatonic angklung in 1938. Until now, angklung still has to face many challenges of identity to be acknowledged as one of world’s standard music instruments. One major problem is that there is no firm standard yet in constructing, tuning, forming, playing, and compositing angklung. Another problem is that until today, an angklung music community as a media of education and industrialization of the angklung music hasn’t been founded yet. Through this website we would like to ask you who have a great concern to the development of angklung to pass this piece of information to the world in order to support this developing music instrument. Through this website we would like to convey an angklung-ical activity to an angklung team or community and hopefully someday the industrialization of angklung can be realized. Last, it is our duty to raise our angklung to be appreciated just like the other world’s standard music instruments. Thank you

INTIP GAYA ARCHANDRA TAHAR MAINKAN LAGU CUCAK ROWO PAKAI ANGKLUNG (Liputan 6, 30 Juli 2017)

Arcandra Tahar bermain angklung. (Foto: Wicak Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar bermain angklung mengiringi lagu bengawan solo dan cucak rowo, bersama puluhan alumni UPN Veteran Yogyakarta. Begini gayanya.

Hal tersebut dilakukan Arcandra saat menghadiri halalbihalal alumni UPN Veteran Yogyakarta, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (30/7/2017).

Sebelum permainan angklung dimulai, Arcandra mengaku pernah bermain angklung beberapa bulan lalu, di Istana Negara bersama para menteri Kabinet Kerja untuk menyambut tamu negara.

‎"Saya mau mencoba main angklung, rasanya beberapa bulan lalu saya main di istana, menyambut tamu negara," kata Arcandra di hadapan puluhan alumni ‎UPN Veteran Yogyakarta.
Arcandra pun meminta izin untuk bergabung memainkan angklung. Dia juga meminta maaf jika terjadi kesalahan saat memainkannya.

‎"Kalau salah enggak apa-apa ya, hehe," ucap Arcandra.

Arcandra yang memegang angklung dengan nada keenam atau La, sangat serius memperhatikan arahan nada‎ pelatih angklung dari Saung Udjo,‎ Halim.

Setelah melakukan harmonisasi nada, Halim mengarahkan para pemegang angklung untuk memainkan sesuai nada angklung yang dipegangnya, dengan menggunakan isyarat tangannya.

Diiringi aransemen musik modern, seperti gitar dan drum, nada-nada dari angklung dimainkan‎. Lagu yang dimainkan di antaranya adalah Bengawan Solo dan Cucak Rowo. Meski serius memperhatikan arahan dari Halim, Arcandra terlihat menikmati goyangan angklungnya.

http://bisnis.liputan6.com/read/3040400/intip-gaya-arcandra-tahar-mainkan-lagu-cucak-rowo-pakai-angklung?source=search